Subscribe to our RSS Feeds
Hello, this is a sample text to show how you can display a short information about you and or your blog. You can use this space to display text or image introduction or to display 468 x 60 ads and to maximize your earnings.

Router Mikrotik Vs Router Wireless

0 Comments »
Yang akan tulis kali ini adalah bukan untuk membanding-bandingkan kemampuan pada masing-masing perangkat,melainkan ingin membagikan pengalaman berharga yang sayang jika di lupakan.

oke to the point,

kondisi di TKP.


Code:
ISP>Router Mikrotik>Wireless Router ADSL>Router Wireless>Wireless Accesspoint
Code:
Wireless Router ADSL        : Prolink Router ADSL,Features Pyshic:Ethernet 4 slot 1 ADSL slot
Wireless Router             : Linksys Router Wireless,Features Pyshic: Ethernet 1 Slot
Wireless Access Point       : Senao Access Point,Feauters Pyshic: Ethernet 1 slot
bila di lihat secara harfiah segi topologi sangat mudah untuk di konfigurasi,namun pada dasarnya untuk mengkoneksikan antara router mikrotik ke wireless router ini apakah harus menghubungkan semua ethernet wireless router ke router mikrotik???

jawaban nya TIDAK.

karena hanya butuh 1 kabel untuk menghubungkan semua wireless tersebut kedalam ethernet mikrotik.

oke cukup basa basi nya.

wireless router prolink kita anggap sebuah switch sebagai penghubung ke 2 wireless yang ada dan karena prolink sebuah wireless di sini lah keuntungannya.untuk menghubungkan kedua wireless kita gunakan media kabel sebagai penghubung prolink dan kedua wireless tadi.mengapa memakai kabel??karena prolink mempunyai 4 port ethernet.jadi antara prolink dengan 2 wireless tadi kita hubungkan dengan media kabel.oke sampai disini sudah aman.

lalu bagaimana menghubungkan dengan mikrotik??
gunakan sisa port pada prolink untuk di hubungkan dengan router mikrotik.jika sudah di hubungkan,maka secara fisik sudah terhubung.namun jika secara konfigurasi belum terkoneksi.
oke disini butuh sedikit konfigurasi sederhana di mikrotik maupun pada masing-masing wireless.

penjelasan sampai disini sudah cukup??
ya kita mulai konfigurasi nya di mulai dengan mikrotik

anggap kita sudah siap dengan akses internet yang sudah masuk di mikrotik lalu kita tinggal konfigurasi untuk koneksi LAN yang menggunakan media wireless.dan anggap media wireless ini kita memakai ip defalut wireless.

IP default Prolink = 192.168.1.254
IP default Linksys = 192.168.1.245
IP default Senao = 192.168.1.1

oke.jika sudah mengetahui masing ip default langkah selanjutnya mengkonfigurasi dhcp di mikrotik.kita buat dengan berbeda segment agar nanti bisa menjadi proteksi wireless?tidak percaya??baca terus tutorial ini sampai habis

sekarang kita set dhcp pada mikrotik:
Code:
/ip pool
add name=dhcp_pool1 ranges=192.168.100.100-192.168.100.200
(ip sebagai jalur untuk koneksi mikrotik dengan client melalui media wireless).


HTML Code:
/ip dhcp-server
add address-pool=dhcp_pool1 authoritative=after-2sec-delay bootp-support=\
 static disabled=no interface=local lease-time=3d name=dhcp1
HTML Code:
/ip dhcp-server network
add address=192.168.100.0/24 comment="dhcp-client" gateway=192.168.100.254
apakah bisa seperti itu??pada masing-masing wireless service dhcp nya default enable.apakah tidak bentrok??

tidak akan bentrok.karena sebelum di aktifkan dhcp pada mikrotik kita disable dulu dhcp pada masing-masing wireless agar hanya sebagai media penghubung untuk client.

sudah mengerti sampai sini??

lalu kita setting NAT di mikrotik sebagai penghubung antara mikrotik dengan client:

HTML Code:
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat disabled=no out-interface=internet
oke jika semua sudah,coba test repair koneksi dhcp client dan lihat hasilnya…apakah masing-masing client mendapatkan IP dari mikrotik yaitu ip 192.168.100.0/24? dan coba test apakah semua client mendapatkan koneksi internet??

terlalu banyak pertanyaan,inti nya jika semua sudah di konfigurasi yang di atas di lakukan dengan benar..insya Allah berjalan dengan baik

Lanjut

sekarang kita bahas tentang apa yang saya janjikan di tulisan ini bagian awal tentang proteksi pada wireless.mengapa saya bilang bisa memproteksi wireless??karena jika kita sudah mendapatkan ip dhcp dari mikrotik berarti semua ip default wireless tersebut tidak akan bisa di akses.tentu saja karena ip yang sudah di berikan secara dynamic ini tidak di beri akses untuk terkoneksi dengan ip masing-masing wireless.nah disini lah kita memerlukan NAT sebagai kunci agar ip wireless bisa di akses dengan ip dynamic yang di berikan mikrotik.tapi NAT tersebut bisa di aktifkan atau di non-aktifkan tergantung proteksi yang di inginkan.

Sricptnya sebagai berikut

HTML Code:
/ip firewall nat
add action=masquerade chain=srcnat disabled=no out-interface=local
(Catatan:sebenarnya cara seperti ini masih bisa di jebol dengan mengubah ip client menjadi static dan menyamakan dengan network ip wireless.ya kembali lagi,tergantung proteksi yang di inginkan)

konfigurasi cukup di sini,seterusnya bisa di coba sendiri,dan jika ada tambahan atau ada konfigurasi yang salah mohon di tegur

demikian pengalaman yang saya berikan karena pengalaman harus terus di kembangkan seiring jaman dan usia.tunggu tulisan-tulisan yang belum terpikirkan lagi yang pasti nya Akurat dan teruji

akhir dari saya

Wasalam.

sumber: http://hacknowledge.wordpress.com
22.28

0 Responses to "Router Mikrotik Vs Router Wireless"

Posting Komentar